0
Fachrurrozi Hanafi , koordinator aksi sekaligus Ketua cabang FMN Purwokerto sedang melakukan orasi pada Senin (20/4) di depan patung Jenderal Soedirman Unsoed. Mereka menuntut  pelepasan 18 Pemuda dan Petani yang ditangkap oleh Polda Metro Jaya sebelum aksi di KAA, Jakarta. (Foto: Agc/Aul)
Front Mahasiswa Nasional (FMN) cabang Purwokerto menanggapi cepat aksi penangkapan 18 pemuda dan petani oleh Polda Metro Jaya, Senin (20/4) sore. Tanggapan tersebut berupa aksi protes kepada Polda Metro Jaya yang dilakukan di depan patung Jenderal Soedirman Unsoed pukul 19.00 tadi. Penyampaian bentuk protes ini berupa orasi dan aksi teatrikal penangkapan pemuda dan petani.

Sebelumnya, demonstran yang terdiri dari pemuda dan petani yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) dan Front Perjuangan Rakyat (FPR) ditangkap. Hal ini dikarenakan mengganggu keamanan selama KAA seperti yang dilansir dari vivanews.com (20/4). Mendengar hal tersebut, Fachrurrozi Hanafi, koordinator aksi sekaligus ketua umum FMN Purwokerto, langsung berkoordinasi untuk melakukan aksi. “Kita (red: FMN) dapet berita  penangkapan itu, sekarang langsung aksi,” ujarnya (20/4). (Anne/Eta)




Posting Komentar

Silahkan berkomentar di situs persma-agrica.com

 
Top