0
Namanya sering didengar, tapi sering kali diabaikan
Beliau memberikan secercah energi kehidupan, tetapi kehidupanyapun tak dihiraukan
Capil dan cangkul seakan menjadi kartu identitasnya
Bekerja keras ditengah terik matahari itu kesehariannya

          Beliau tak pernah haus pujian
          Tak juga mengharap imbalan
          Beliau hanya mengharapakan senyum lebar dari anak -anaknya
Senyuman pemberi semangat yang mampu menghilangkan penat yang dirasanya 

Jika beliau berhenti berjuang 

Ribuan umat akan kelaparan 

Tetapi jika beliau baik-baik saja 

Hanya sedikit orang yang meliriknya

Sebuah penghargaanpun tak cukup untuk  membayar jerih payahnya 

          Beliaulah petani …

Beliaulah ayah kita …

          Ayah yang setiap detiknya memberikan energi kehidupan 

          Beliau pantas disebut pahlawan kehidupan


                                                                             Oleh : Riski Evrianti (Agrica,2013)
           

Posting Komentar

Silahkan berkomentar di situs persma-agrica.com

 
Top